|
Dirjen Badilag: CLIENT SERVICE IMPROVEMENT BUKAN HANYA SLOGAN SEMATA  (Dirjen Badilag H. Wahyu Widiana ketika memberikan pembinaan sekaligus menyampaikan kebijakan umum Ditjen Badilag di hadapan peserta Raker PTA Jayapura Tahun 2010) Manokwari|pta-jayapura.go.id Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, H. Wahyu Widiana mengajak seluruh jajaran pimpinan Pengadilan Agama agar dapat mencari terobosan dan inovasi yang berguna untuk membawa Pengadilan Agama yang baik demi mewujudkan visi Badan Peradilan Indonesia yang Agung, selaku “driver” di Pengadilan hendaknya selalu berusaha untuk menerapkan court management and leadership yang baik agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan secara optimal. Client service improvement bukan hanya slogan semata, namun sudah merupakan misi Ditjen Badilag untuk memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada pencari keadilan, untuk itu perlu dukungan dan usaha nyata dari semua jajaran aparat peradilan. Hal ini dikemukakan H. Wahyu Widiana ketika memberikan pembinaan sekaligus penyampaian kebijakan umum Ditjen Badilag di hadapan peserta Rapat Kerja Pengadilan Tinggi Agama Jayapura dengan Pengadilan Agama Se Wilayah Hukum PTA Jayapura kemarin (10/2) di Manokwari Papua Barat.
 (Para peserta raker yang mengikuti materi pembinaan dan penjelasan kebijakan umum Ditjen Badilag oleh Dirjen H. Wahyu Widiana) Dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat seperti saat ini, sudah saatnya selaku pimpinan di Pengadilan memahami TI itu sendiri, sudah tidak jamannya lagi kalau masih ada pimpinan Pengadilan Agama yang tidak bisa membuka situs website, walaupun IT bukan program unggulan lagi, namun pemanfaatan teknologi informasi untuk kepentingan membantu pelaksanaan tugas pokok di lingkungan peradilan adalah suatu keniscayaan, tegas wahyu. Kini,program yang sedang digalakkan adalah client service improvement dan peningkatan kualitas sumber daya manusia peradilan itu sendiri. Sehingga dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, diharapkan citra dan kepercayaan public terhadap dunia peradilan akan menjadi lebih baik. Sebelum mengakhiri pembinaan dan penyampaian kebijakan umum Ditjen badilag di hadapan peserta Raker, Dirjen Badilag H. Wahyu Widiana mengingatkan akan pentingnya transparansi peradilan, karena masyarakat sudah semakin kritis dan menuntut keterbukaan di dunia peradilan, untuk itu pesan H. Wahyu Widiana kepada pimpinan Pengadilan Agama khususnya yang ada di Papua dan Papua Barat hendaknya selalu berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, berusaha memberikan akses dan transparansi ke pada public tanpa melanggar aturan yang ada. (Tim Peliput Raker PTA Jayapura) |